JAKARTA - Ekspor mobil buatan Indonesia menunjukkan tren positif di awal 2026.
Penjualan kendaraan utuh atau CBU tercatat sebanyak 40.003 unit, naik 19,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 33.423 unit. Meskipun dibandingkan Desember 2025 ada penurunan 9,6 persen dari 44.269 unit, angka ini tetap menunjukkan performa kuat industri otomotif nasional.
Lonjakan Ekspor Mobil CBU
Segmen mobil terurai atau CKD mengalami kenaikan luar biasa, mencapai 6.036 set unit. Jumlah ini dua kali lipat dibandingkan Januari tahun lalu sebanyak 3.015 set unit, menandakan meningkatnya kepercayaan pasar luar negeri terhadap komponen lokal.
Dibandingkan bulan sebelumnya, ekspor CKD tetap tumbuh 11,3 persen dari 5.424 set unit, memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain ekspor komponen otomotif.
Ekspor CKD Melesat Signifikan
Selain kendaraan utuh, ekspor komponen mobil juga menunjukkan akselerasi yang mengesankan. Januari 2026 mencatat total pengiriman mencapai 12.449.248 pieces, naik sekitar 70 persen dari tahun sebelumnya yang sebesar 7.319.032 pieces.
Dibandingkan Desember 2025, pengiriman komponen naik tipis 4,5 persen dari 11.913.652 pieces, tetap menjadi indikator pertumbuhan yang stabil bagi industri.
Komponen Otomotif Terus Berkembang
Toyota mendominasi pasar ekspor CBU dengan volume 11.581 unit, diikuti Daihatsu 10.793 unit dan Mitsubishi Motors 9.436 unit. Hyundai mengekspor 4.080 unit, Honda 1.772 unit, dan Suzuki 1.714 unit, sementara Isuzu, Wuling, dan Hino berkontribusi lebih kecil.
Pada segmen CKD, Mitsubishi Motors memimpin dengan 3.644 set unit, diikuti Hyundai 1.200 set unit, Suzuki 912 set unit, dan Wuling 280 set unit, menegaskan peran sentral merek-merek besar dalam ekspor.
Toyota dan Pemain Utama Ekspor
Di sisi komponen, Toyota menjadi kontributor utama dengan 11.302.944 pieces, diikuti Honda 1.011.020 pieces dan Hino 127.634 pieces. Hyundai dan Suzuki menambahkan 4.482 dan 3.168 pieces, memperlihatkan diversifikasi produksi komponen yang semakin kuat.
Kinerja ekspor yang solid ini memicu optimisme baru bagi industri otomotif nasional, mendorong produsen meningkatkan kualitas dan kapasitas produksi untuk pasar global.
Rapor Ekspor Indonesia Januari 2026
-CBU: Toyota 11.581 unit, Daihatsu 10.793 unit, Mitsubishi Motors 9.436 unit, Hyundai 4.080 unit, Honda 1.772 unit, Suzuki 1.714 unit, Isuzu 492 unit, Wuling 120 unit, Hino 15 unit.
-CKD: Mitsubishi Motors 3.644 set unit, Hyundai 1.200 set unit, Suzuki 912 set unit, Wuling 280 set unit.
-Komponen: Toyota 11.302.944 pieces, Honda 1.011.020 pieces, Hino 127.634 pieces, Hyundai 4.482 pieces, Suzuki 3.168 pieces.
Performa ekspor yang meningkat di awal tahun ini menunjukkan bahwa industri otomotif Indonesia terus beradaptasi dengan permintaan global. Lonjakan ekspor CKD menegaskan kemampuan produsen dalam memenuhi standar internasional. Dengan dominasi merek utama dan ekspansi pengiriman komponen, prospek industri otomotif nasional tampak cerah dan berkelanjutan.